Petir sering datang tiba-tiba. Suaranya yang menggelegar membuat banyak orang kaget, bahkan takut. Bagi seorang muslim, momen seperti ini adalah pengingat akan kebesaran Allah. Alam yang tampak menakutkan itu ternyata sedang bertasbih kepada-Nya.
Ketika mendengar petir, kita dianjurkan membaca doa berikut ini.
Doa Ketika Mendengar Petir
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Latin: Subhanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi.
Artinya: “Maha Suci Dzat yang guruh bertasbih dengan memuji-Nya, begitu pula para malaikat karena takut kepada-Nya.”
Doa ini dibaca setiap kali mendengar petir.
Sumber Doa
Doa ini adalah amalan Abdullah bin Az-Zubair radhiyallahu ‘anhu. Diriwayatkan bahwa apabila beliau mendengar petir, beliau berhenti berbicara lalu membaca doa tersebut. Riwayat ini tercantum dalam Al-Muwatta karya Imam Malik (2/992) dan Al-Adab Al-Mufrad karya Imam Al-Bukhari (no. 723), dan dinilai sahih oleh Syaikh Al-Albani sebagai perkataan Abdullah bin Az-Zubair.
Lafaz doa ini selaras dengan firman Allah dalam QS Ar-Ra’d ayat 13: “Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya.”
Adab Ketika Mendengar Petir
Meneladani Abdullah bin Az-Zubair, berhentilah sejenak dari pembicaraan ketika petir terdengar, lalu bacalah doa di atas. Beliau kemudian berkata bahwa suara petir adalah peringatan yang keras bagi penduduk bumi. Jadikan momen itu sebagai pengingat untuk kembali mengingat Allah dan memperbanyak istigfar, bukan sekadar rasa takut yang lalu begitu saja.
Doa Lain yang Juga Diriwayatkan
Sebagian kitab doa juga mencantumkan doa berikut:
اللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Latin: Allahumma laa taqtulnaa bighadhabika, wa laa tuhliknaa bi’adzaabika, wa ‘aafinaa qabla dzaalik.
Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau membunuh kami dengan murka-Mu, janganlah Engkau membinasakan kami dengan azab-Mu, dan selamatkanlah kami sebelum itu terjadi.” (HR At-Tirmidzi, no. 3450)
Catatan: sebagian ulama menilai sanad riwayat doa kedua ini lemah, sehingga doa pertama lebih utama dijadikan amalan.
Penutup
Petir adalah salah satu tanda kebesaran Allah. Setiap kali mendengarnya, bacalah doa di atas dan jadikan sebagai pengingat bahwa segala sesuatu di langit dan di bumi tunduk dan bertasbih kepada-Nya. Semoga Allah melindungi kita dari segala keburukan dan marabahaya.

Komentar