Musibah datang tanpa memberi tahu lebih dulu. Kehilangan, sakit, gagal, atau kabar buruk bisa datang di hari yang tampak biasa saja. Bagi seorang muslim, musibah bukan hanya ujian, tetapi juga pintu pahala bila dihadapi dengan sabar dan dengan kalimat yang diajarkan Rasulullah SAW.
Ketika mendapat musibah, kita dianjurkan membaca doa berikut ini.

Doa Ketika Mendapat Musibah
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Latin: Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, Allahumma’jurnii fii mushiibatii wa akhlif lii khairan minhaa.
Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala atas musibahku ini, dan gantilah untukku dengan yang lebih baik darinya.”
Doa ini dibaca ketika musibah menimpa, baik musibah besar maupun kecil, baik yang menimpa diri sendiri, keluarga, maupun harta.
Sumber Doa
Doa ini diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, tercantum dalam Sahih Muslim (no. 918). Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa ditimpa musibah lalu mengucapkan kalimat yang Allah perintahkan ini, Allah akan memberinya pahala atas musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik.
Kalimat pertamanya adalah firman Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 156: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”
Ummu Salamah sendiri mengamalkan doa ini ketika suaminya, Abu Salamah, wafat. Saat itu beliau sempat bertanya dalam hati, siapa muslim yang lebih baik dari Abu Salamah. Namun beliau tetap mengucapkan doa ini sebagaimana diperintahkan, dan Allah menggantinya dengan yang lebih baik: beliau dinikahi oleh Rasulullah SAW.
Adab Ketika Mendapat Musibah
Ucapkan doa ini begitu musibah datang, sebelum lisan mengucapkan keluhan yang berlebihan. Bersabarlah dan serahkan urusan kepada Allah, sambil tetap berusaha menyelesaikan apa yang bisa diselesaikan. Jangan meratap berlebihan, jangan menyalahkan takdir, dan jangan mengucapkan kalimat yang menunjukkan penolakan terhadap ketetapan Allah. Setelah itu, ceritakan musibah kepada orang yang bisa membantu, bukan kepada semua orang.
Penutup
Musibah adalah bagian dari hidup yang tidak bisa dihindari, tetapi cara menyikapinya bisa kita pilih. Setiap kali musibah datang, bacalah doa di atas dan percayalah bahwa Allah tidak menetapkan sesuatu kecuali dengan hikmah. Semoga Allah memberi kita pahala atas setiap musibah, menggantinya dengan yang lebih baik, dan menjadikan kita hamba yang sabar.

Komentar