Pasar adalah tempat berkumpulnya manusia untuk berjual beli. Hiruk pikuknya, tawaran yang silih berganti, dan urusan dunia yang tiada henti sering membuat hati lalai dari mengingat Allah. Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa untuk dibaca ketika memasuki pasar, agar hati tetap terpaut kepada Allah di tengah kesibukan dunia.

Doa Masuk Pasar
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu, wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khair, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.
Artinya: “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Hidup dan tidak mati. Di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Doa ini dibaca ketika memasuki pasar, baik untuk berbelanja maupun berdagang.
Sumber Doa
Doa ini diriwayatkan dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, tercantum dalam Sunan At-Tirmidzi (no. 3428) dan Sunan Ibnu Majah (no. 2235). Hadis ini dinilai hasan oleh sebagian ulama, meskipun sebagian lainnya menilainya lemah.
Keutamaan Mengamalkan Doa Ini
Dalam riwayat tersebut disebutkan, barangsiapa membaca doa ini ketika masuk pasar, Allah akan mencatat untuknya sejuta kebaikan, menghapus darinya sejuta keburukan, dan mengangkatnya sejuta derajat. Dalam riwayat lain disebutkan, Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga.
Keutamaan yang besar ini sepadan dengan keadaannya: pasar adalah tempat yang paling dibenci Allah karena di sana banyak kecurangan, penipuan, dan kelalaian, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim. Mengingat Allah justru di tempat seperti itu adalah amalan yang sangat berharga.
Adab di Pasar
Selain membaca doa di atas, jaga adab selama di pasar: jujur dalam berdagang, tidak menipu timbangan atau kualitas barang, tidak bersumpah palsu untuk melariskan dagangan, tidak menggunjing, dan segera kembali mengingat Allah begitu urusan selesai. Jangan menjadi orang yang pertama masuk pasar dan terakhir keluar darinya tanpa keperluan.
Penutup
Pasar boleh menjadi tempat mencari nafkah, tetapi jangan sampai membuat kita lupa kepada Allah. Bacalah doa masuk pasar setiap kali melangkahkan kaki ke sana, dan jadikan setiap transaksi sebagai ladang pahala. Semoga Allah memberkahi rezeki kita dan melindungi kita dari segala keburukan.

Komentar