Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Habis Sholat Fardhu: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Habis Sholat Fardhu: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ (٣×). اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. اَللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُکرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Latin: Astaghfirullahal ‘azhim (3x). Allahumma antas-salamu, wa minkas-salamu, tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram. La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir. Allahumma la mani’a lima a’thaita, wa la mu’thia lima mana’ta, wa la yanfa’u dzal-jaddi minkal-jadd. La haula wa la quwwata illa billah. Allahumma a’inni ‘ala zikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung (3x). Ya Allah, Engkau adalah Zat yang Maha Sejahtera dan dari-Mulah kesejahteraan, Maha Suci Engkau, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian, dan祂 Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalih), dari-Mulah kekayaan dan kemuliaan itu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Ya Allah, bantulah aku untuk senantiasa berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim no. 591, Abu Dawud no. 1522, dan An-Nasa’i no. 1337 dari Sahabat Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu serta Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu.
Penjelasan & Makna Doa
Berdoa setelah menunaikan sholat fardhu adalah salah satu momen yang sangat mustajab di dalam Islam. Selepas menegakkan tiang agama, seorang hamba dianjurkan untuk merendahkan diri di hadapan Sang Khalik, memohon ampunan atas segala kekurangan selama sholat, serta memanjatkan hajat dunia dan akhirat. Rangkaian zikir dan doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW untuk diamalkan setiap kali selesai salam. Dimulai dengan istighfar untuk menyucikan diri dari kelalaian, kemudian memuji kebesaran Allah, mengakui kekuasaan mutlak-Nya, hingga doa penutup agar senantiasa diberikan pertolongan dalam beribadah.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mendapat ampunan dosa-dosa kecil berkat pembacaan istighfar di awal rangkaian zikir.
- Menjadi salah satu waktu mustajab terkabulnya doa karena dilakukan setelah amal ibadah wajib (sholat fardhu).
- Melatih hati untuk selalu tawakal dan mengakui bahwa segala rezeki, kebaikan, dan kekuatan mutlak berasal dari Allah SWT.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar