Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Sholat Ied (Idul Fitri & Idul Adha): Arab, Latin, Arti & Tata Caranya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Sholat Ied (Idul Fitri & Idul Adha): Arab, Latin, Arti & Tata Caranya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhaanallahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
Sumber & Dalil Doa
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu (Bidayatul Mujtahid, Ibnu Rusyd dan riwayat at-Tabrani)
Penjelasan & Makna Doa
Sholat Ied, baik Idul Fitri maupun Idul Adha, merupakan ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Di dalam pelaksanaan sholat Ied, terdapat tambahan takbir di rakaat pertama dan kedua (takbir za’aidah). Di sela-sela jeda takbir tersebut, disunnahkan untuk membaca dzikir memuji kebesaran Allah SWT. Bacaan dzikir yang umum diamalkan oleh para sahabat Nabi dan kaum muslimin adalah kalimat thayyibah yang menyucikan Allah, memuji-Nya, mengesakan-Nya, dan mengagungkan-Nya. Selain dzikir di sela takbir, tidak ada doa khusus yang baku setelah sholat Ied, namun khatib atau imam biasanya memanjatkan doa kebaikan, ampunan, dan keselamatan bagi seluruh umat Islam yang hadir setelah khutbah selesai.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mengagungkan asma Allah SWT di Hari Raya sebagai bentuk syukur atas nikmat ibadah Ramadan atau kurban.
- Mengikuti sunnah para sahabat Nabi Muhammad SAW dalam melafalkan dzikir di sela-sela takbir sholat Ied.
- Menambah pahala dan keberkahan di hari raya dengan memperbanyak kalimat tauhid dan tahmid.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar