Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Doa I’tidal dan Qunut Setelah Rukuk Sholat Subuh: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Doa I’tidal dan Qunut Setelah Rukuk Sholat Subuh: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ. اَللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin: Sami’allahu liman hamidah, rabbana walakal hamdu, hamdan katsiran thayyiban mubarakan fih. Allahumma ihdini fiman hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fiman tawallait, wa barik li fima a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fainnaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innehu la yadzillu man walait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait.
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, pujian yang banyak, yang baik, dan penuh berkah. Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang Engkau urus, berkahilah aku pada apa yang telah Engkau berikan, dan peliharalah aku dari kejahatan yang telah Engkau putuskan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau beri kekuasaan, dan tidak akan mulia orang yang telah Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, ya Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Bukhari (No. 799) untuk bacaan I’tidal, dan HR. Abu Dawud (No. 1425), Tirmidzi (No. 464) untuk doa Qunut Subuh riwayat Sayyidina Umar bin Khattab ra.
Penjelasan & Makna Doa
Setelah bangkit dari rukuk pada rakaat kedua sholat Subuh, seorang Muslim disunnahkan untuk berdiri tegak (i’tidal) sambil membaca doa iktidal. Khusus pada sholat Subuh, terdapat amalan sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) menurut mazhab Syafi’iyah, yaitu membaca Doa Qunut setelah bangun dari rukuk pada rakaat kedua. Kombinasi doa i’tidal dan qunut ini berisi permohonan hidayah, keselamatan (afiyah), penjagaan, serta pengagungan kepada Allah SWT. Membaca doa ini dengan khusyuk di waktu fajar menjadi momen yang sangat mustajab karena malaikat turun menyaksikan sholat subuh.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mendapat pujian langsung dari Allah SWT dan para malaikat bagi yang menyempurnakan i’tidal.
- Memohon petunjuk hidayah yang istiqomah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.
- Meminta penjagaan diri dari segala bentuk musibah, keburukan takdir, dan penyakit melalui doa qunut.
- Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam pelaksanaan sholat subuh secara berjamaah maupun munfarid.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar