Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Setelah Rukuk (I’tidal) dalam Sholat: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Setelah Rukuk (I’tidal) dalam Sholat: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Latin: Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamdu, hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi.
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya. Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, pujian yang banyak, yang baik, dan yang penuh keberkahan di dalamnya.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Bukhari no. 799 dan Muslim no. 600 dari hadits Malik bin Al-Huwairets, serta riwayat tambahan dari Rifa’ah bin Rafi’ al-Zurqi dalam HR. Bukhari no. 799.
Penjelasan & Makna Doa
Gerakan i’tidal (berdiri setelah rukuk) adalah salah satu rukun penting dalam sholat yang memiliki kedudukan mulia. Ketika seorang muslim bangkit dari rukuk, ia disunnahkan untuk membaca tasmi’ (Sami’allahu liman hamidah) dilanjutkan dengan tahmid (Rabbana wa lakal hamdu…). Kalimat ini merupakan bentuk pengakuan atas kebesaran Allah SWT yang Maha Mendengar lagi Maha Menjawab puji-pujian hamba-Nya. Dalam riwayat lain, seorang sahabat Nabi SAW pernah menambahkan pujian ‘hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi’, yang kemudian mendapatkan apresiasi luar biasa dari Rasulullah SAW karena diperebutkan oleh puluhan malaikat untuk mencatatnya. Oleh karena itu, kekhusyukan dalam membaca doa i’tidal sangat menentukan kesempurnaan sholat kita.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mendapat pujian langsung dari Allah SWT dan rahmat-Nya bagi yang merespons ‘Sami’allahu liman hamidah’ dengan ‘Rabbana wa lakal hamdu’.
- Menjadi rebutan para malaikat untuk mencatat keutamaannya berdasarkan kisah sahabat Nabi yang membaca pujian tambahan saat i’tidal.
- Melatih ketenangan (tuma’ninah) dalam sholat karena i’tidal adalah rukun yang wajib dikerjakan dengan tegak dan tenang.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar