Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Iftitah Allahumma Baid Baini: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Iftitah Allahumma Baid Baini: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ
Latin: Allahumma ba’id baini wa baina khataayaaya kamaa ba’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khataayaaya kamaa yunaqqatṡ-ṡawbul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khataayaaya biṡ-ṡalji wal maai wal barad.
Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan embun.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Bukhari no. 744 dan Muslim no. 598
Penjelasan & Makna Doa
Doa Iftitah ‘Allahumma ba’id baini’ adalah salah satu bacaan iftitah yang paling utama dan shahih yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah dalam sholat. Doa ini sarat dengan makna pertaubatan dan permohonan ampunan yang mendalam, di mana seorang hamba mengakui kelemahannya di hadapan Allah SWT serta memohon agar dosa-dosanya dijauhkan sejauh jarak antara timur dan barat. Penggunaan metafora seperti pencucian kain putih dari kotoran, serta pembersihan dengan salju, air, dan embun, melambangkan penyucian lahir dan batin yang paripurna agar hamba dapat menghadap Allah SWT dalam keadaan suci, khusyuk, dan bersih dari noda maksiat.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Merupakan sunnah muakkadah yang langsung diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam sholat.
- Menjadi sarana introspeksi diri dan permohonan ampunan atas dosa-dosa sebelum memulai komunikasi dengan Allah dalam sholat.
- Membantu meningkatkan kekhusyukan dan kehadiran hati saat berdiri di hadapan Sang Pencipta.
- Mendapatkan pahala menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar