Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Fitrah untuk Diri Sendiri: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Fitrah untuk Diri Sendiri: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
اللَّهُمَّ إِنِّي خَلَقْتَ نَفْسِي وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا، لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا، إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا، وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ
Latin: Allahumma inni khalaqta nafsi wa anta tawaffaha, laka mamatuha wa mahyaha, in ahyaytaha fahfazhha, wa in amattaha faghfir lah. Allahumma inni as-alukal-afiyah.
Artinya: “Ya Allah, Engkau telah menciptakan diriku dan Engkaulah yang akan mematikannya. Kepada-Mu-lah kematian dan kehidupannya. Jika Engkau menghidupkannya, maka peliharalah ia. Dan jika Engkau mematikannya, maka ampunilah ia. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim no. 2712 dan Ahmad no. 5747 dari Sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma
Penjelasan & Makna Doa
Doa fitrah atau doa yang memohon kesucian dan penjagaan jiwa ini merupakan salah satu bentuk kepasrahan total seorang hamba kepada Sang Pencipta. Fitrah manusia diciptakan dalam keadaan suci (hanif) dan condong kepada kebaikan. Dengan membaca doa ini, seorang Muslim mengakui kelemahan dirinya, bahwa hidup dan mati berada di tangan Allah Ta’ala, serta memohon agar senantiasa dijaga dalam keadaan iman dan taqwa. Waktu yang sangat mustajab untuk mengamalkan doa ini adalah di sepertiga malam terakhir, setelah tahajud, menjelang tidur, atau di dalam sujud sholat. Mengamalkannya secara istiqamah akan membersihkan hati dari sifat-sifat tercela, menenangkan jiwa dari kecemasan duniawi, serta mendekatkan diri kepada ridha Allah SWT.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Menyerahkan urusan hidup dan mati secara penuh kepada Allah SWT sebagai bentuk tauhid yang murni.
- Memohon penjagaan (hifzh) dari Allah SWT apabila diberi kesempatan hidup agar terhindar dari maksiat.
- Memohon ampunan (maghfirah) sebagai bekal kembali kepada Allah SWT dalam keadaan husnul khatimah.
- Mendapatkan ketenangan batin dan kelapangan dada karena merasa selalu berada dalam pengawasan dan perlindungan-Nya.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar