Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Nurbuat Arab, Latin, Arti & Keutamaannya yang Luar Biasa lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Nurbuat Arab, Latin, Arti & Keutamaannya yang Luar Biasa – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ ذَا السُّلْطَانِ الْعَظِيمِ، وَذَا الْمَنِّ الْقَدِيمِ، وَذَا الْوَجْهِ الْكَرِيمِ، وَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ، وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَاتِ، عَاقِلِ التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالزَّبُورِ وَالْفُرْقَانِ الْعَظِيمِ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِي شَرِّ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا، إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Latin: Bismillaahirrahmaanirrahiim. Allaahumma dzas-sulthaanil ‘azhiim, wa dzal-mannil qadiim, wa dzal-wajhil kariim, waliyyil kalimaatit-taammaati, wad-da’awatil mustajaabaat, ‘aqilit-tawraati wal-injiili waz-zaburi wal-furqaanil ‘azhiim. Allaahumma inni a’uudzu bika min syarri kulli dzِي syarri, wa min syarri kulli daabbatin anta akhidzum bi naashiyatihaa, inna rabbii ‘alaa shiraathin mustaqiim. Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, Zat yang memiliki kekuasaan yang agung, yang memiliki anugerah yang terdahulu, yang memiliki wajah yang mulia, penguasa kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang dikabulkan, yang menurunkan Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an yang agung. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan setiap makhluk yang mempunyai keburukan, dan dari keburukan setiap makhluk yang Engkau memegang ubun-ubunnya (menguasainya). Sesungguhnya Tuhanku berada di atas jalan yang lurus. Dan semoga rahmat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”
Sumber & Dalil Doa
Meskipun lafaz Doa Nurbuat (Doa Nurul Nubuwwah) populer dalam kitab-kitab mujarabah ulama Nusantara dan Timur Tengah sebagai amalan doa mutlak penolak bala, para ahli hadits menyatakan bahwa riwayat spesifik yang menyebutkan keutamaan luar biasa dengan teks persis seperti di atas tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadits shahih standar (Bukhari-Muslim). Namun, makna dan puji-pujian di dalamnya bersumber dari nilai-nilai tauhid dan dzikir yang mulia kepada Allah SWT.
Penjelasan & Makna Doa
Doa Nurbuat atau sering disebut juga dengan Nurul Nubuwwah (cahaya kenabian) adalah salah satu amalan doa yang sangat popular di kalangan umat Islam di Nusantara. Di dalam bait-bait doanya, terkandung kalimat pujian yang sangat agung kepada Allah SWT, mulai dari pengakuan akan kebesaran kekuasaan-Nya, kemuliaan sifat-sifat-Nya, hingga pengagungan terhadap kitab-kitab suci yang diturunkan kepada para nabi. Para ulama memperbolehkan mengamalkan doa ini sebagai bentuk dzikir, munajat, memohon perlindungan kepada Allah dari segala keburukan makhluk, serta memohon keberkahan dalam hidup, selama tidak diyakini sebagai sabda Nabi yang mutlak shahih secara sanad. Adab dalam membaca doa ini dianjurkan dalam keadaan suci, dengan hati yang khusyuk, ikhlas, serta diiringi dengan shalat sunnah atau setelah shalat fardhu.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Memohon perlindungan kepada Allah SWT dari kejahatan manusia, jin, dan segala makhluk ciptaan-Nya.
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kalimat-kalimat tauhid, pujian, dan pengagungan yang mulia.
- Menjadi sarana penenang hati dan penolak bala (musibah) serta memperkuat tawakal kepada Allah SWT.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar