Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya
Beranda / Doa Harian / Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.

Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Berbuka Puasa yang Shahih: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com

Bacaan Teks Doa

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Bacaan Doa Dzikir Pagi dan Petang: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa-allahu

Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala telah tetap, insya Allah.”

Sumber & Dalil Doa

HR. Abu Dawud no. 2357, An-Nasa’i dalam Al-Sunan Al-Kubra no. 3329, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 4678

Penjelasan & Makna Doa

Berbuka puasa adalah momen yang sangat membahagiakan bagi setiap Muslim setelah seharian menahan diri dari hawa nafsu, makan, dan minum. Di sinilah disyariatkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kekuatan yang diberikan. Riwayat yang paling shahih dan populer dari Rasulullah SAW adalah doa ‘Dzahabaz zhama’u…’. Makna dari doa ini menggambarkan kondisi fisik orang yang berpuasa; dahaga yang merasakannya telah hilang, tubuhnya kembali segar dengan cairan, dan yang paling utama adalah kepastian mendapatkan pahala dari Allah SWT dengan izin-Nya. Selain doa tersebut, terdapat pula riwayat lain yang shahih, namun doa ini adalah yang paling utama diamalkan. Adab ketika berbuka di antaranya adalah menyegerakannya sebelum shalat Maghrib, mendahulukan berbuka dengan kurma basah (ruthab), kurma kering (tamr), atau air putih, serta memanfaatkan waktu berbuka sebagai salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa-doa kebaikan.

Adab dan Amalan Saat Memasak: Apakah Ada Bacaan Doa Khusus Saat Mencuci Beras?

Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini

  • Mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam mengamalkan riwayat doa berbuka yang shahih.
  • Waktu berbuka puasa merupakan salah satu waktu mustajab terkabulnya doa bagi orang yang berpuasa.
  • Menumbuhkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas nikmat ibadah puasa yang telah diselesaikan pada hari itu.

Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *