Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ، الَّذِي لَا اِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، وَأَتُوبُ إِلَيْهِ. اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ. اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُکرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
Latin: Astaghfirullahal ‘azhim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu, wa atubu ilaih. Allahumma antas salam, wa minkas salam, tabarakta ya dzal jalali wal ikram. La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir. Allahumma la mani’a lima a’thaita, wa la mu’thia lima mana’ta, wa la yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu. Allahumma a’inni ‘ala dzikrika, wa syukrika, wa husni ‘ibadatik.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya. Ya Allah, Engkau adalah Zat yang memberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-fram, bagi-Nya kerajaan dan puji-pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, dan tidak berguna kekayaan bagi pemiliknya dari (siksa)-Mu. Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim no. 591, Abu Dawud no. 1522, dan An-Nasa’i no. 1339 dari Sahabat Tsauban radhiyallahu ‘anhu.
Penjelasan & Makna Doa
Berdoa setelah melaksanakan sholat fardhu merupakan salah satu momen yang sangat mustajab untuk memanjatkan hajat kepada Allah SWT. Di samping dzikir harian yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW seperti membaca istighfar, tahmid, tasbih, takbir, dan ayat kursi, rangkaian doa di atas mencakup permohonan ampunan, pengakuan atas keesaan dan kekuasaan Allah, serta permohonan pertolongan agar senantiasa istiqamah dalam beribadah. Mengamalkan doa ini secara rutin seusai sholat lima waktu akan mendatangkan ketenangan jiwa dan keberkahan dalam hidup.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Menjadi salah satu waktu mustajab diterimanya doa oleh Allah SWT.
- Menghapuskan dosa-dosa kecil melalui bacaan istighfar dan dzikir setelah sholat.
- Memperkuat tauhid dan pengakuan total atas kekuasaan serta keagungan Allah SWT.
- Memohon pertolongan langsung kepada Allah agar dimudahkan dalam beribadah dan bersyukur.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Doa Wirid Setelah Sholat Fardhu (Bacaan Panjang)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. أَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيرَنَا يَا أَللَّهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ. رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا. رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرينَ.
Latin: Bismillahir-rahmanir-rahim. Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin. Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi’u mazidah. Ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi li jalali wajhikal karimi wa ‘azhimi sulthanik. Allahumma salli ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala ali sayyidina muhammadin. Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa siyamana wa qiyamana wa takhasysyu’ana wa tadharru’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal ‘alamin. Rabbana zhalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin. Rabbana wala tahmil ‘alaina isran kama hamtahu ‘alal-ladzina min qablina. Rabbana wala tuhammmilna ma la thaqata lana bihi wa’fu anna waghfirlana warhamna anta maulana fansurna ‘alal-qauwil kafirin.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan mencukupi penambahan-Nya. Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana layak bagi kemuliaan Zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, terimalah sholat kami, puasa kami, ibadah malam kami, kekhusyukan kami, kerendahan hati kami, dan ibadah kami, serta sempurnakanlah kekurangan kami, wahai Allah Tuhan semesta alam. Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami pikul. Berilah maaf kepada kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”

Komentar