Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Setelah Istighosah: Teks Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Setelah Istighosah: Teks Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْداً يُوافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السِّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ.
Latin: Bismillahir-rahmanir-rahim. Al-hamdu lillahi rabbil-‘alamin, hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi’u mazidah. Ya rabbana lakal-hamdu kama yanbagi li-jalali wajhikal-karimi wa ‘azimi sultanik. Allahumma salli wa sallim ‘ala sayyidina muhammadin salatan tunjina biha min jami’il-ahwali wal-afat, wa taqdi lana biha jami’al-hajat, wa tutahhiruna biha min jami’is-sayyi’at, wa tarfa’una biha ‘indaka a’lad-darajat, wa tuballiguna biha aqsal-gayati min jami’il-khairati fil-hayati wa ba’dal-mamat.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan mencukupi kelimpahan karunia-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana layak bagi keagungan Zat-Mulia-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat yang menyelamatkan kami dari semua ketakutan dan malapetaka, yang memenuhi segala hajat kami, yang menyucikan kami dari segala keburukan, yang mengangkat derajat kami di sisi-Mu ke derajat yang paling tinggi, dan yang menyampaikan kami kepada puncak segala kebaikan semasa hidup maupun setelah mati.”
Sumber & Dalil Doa
Dirujuk dari tradisi dzikir dan doa para ulama Nusantara (Majmu’ah al-Ma’rufah) serta bersumber dari esensi doa-doa mustajab dalam Al-Quran dan As-Sunnah.
Penjelasan & Makna Doa
Istighosah adalah ikhtiar batin yang agung berupa permohonan pertolongan kepada Allah SWT tatkala seorang hamba berada dalam kesempitan, musibah, atau hajat yang mendesak. Setelah melaksanakan rangkaian dzikir, tasbih, istighfar, dan sholawat dalam majelis istighosah, dianjurkan menutupnya dengan doa penutup atau doa setelah istighosah. Doa ini memuat puji-pujian kepada Allah SWT (Hamdalah), pengagungan terhadap kebesaran-Nya, serta shalawat munjiyat yang di dalamnya terkandung permohonan keselamatan dari segala malapetaka, dikabulkannya segala hajat, pembersihan jiwa dari dosa, serta permohonan derajat yang tinggi di sisi Allah SWT. Mengamalkan doa ini dengan khusyuk, tawakal, dan penuh keyakinan akan mendatangkan ketenangan jiwa serta solusi atas berbagai problematika hidup.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mendapatkan ketenangan batin dan kelapangan dada setelah memohon pertolongan kepada Allah SWT.
- Menjadi wasilah atau perantara dikabulkannya segala hajat dan diselesaikannya berbagai permasalahan hidup.
- Memperoleh keberkahan shalawat Nabi SAW yang dapat menyelamatkan diri dari marabahaya dan malapetaka dunia maupun akhirat.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar