Beranda / doa / Doa Setelah Berbuat Salah Besar Kembali Suci dengan Taubat Nasuha

Doa Setelah Berbuat Salah Besar Kembali Suci dengan Taubat Nasuha

😭 Doa Setelah Berbuat Salah Besar: Kembali Suci dengan Taubat Nasuha

Kali ini admin blogdoa akan menuliskan bacaan doa yang sangat penting bagi kita semua, yaitu doa memohon ampunan setelah melakukan dosa besar. Doa ini adalah kunci untuk membersihkan hati dan kembali kepada jalan Allah SWT, mengajarkan kita bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi hamba-Nya yang menyesal.

📜 Dalil dan Sumber

Hadits Riwayat Al-Bukhari no. 6306, dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu. Doa ini dikenal sebagai Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar).

Adab dan Doa Lengkap Setelah Mendengar Orang Bersin

📖 Bacaan doa setelah melakukan dosa besar (Arab, Latin, dan Terjemahan)

Berikut adalah bacaan doa yang bisa diamalkan:

🟢 Tulisan Arab doa setelah melakukan dosa besar:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

🟢 Latin doa setelah melakukan dosa besar:

Allâhumma anta Rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bi ni‘matika ‘alayya. Wa abû’u bi dzanbî. Faghfirlî fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

🟢 Arti doa setelah melakukan dosa besar:

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku (berusaha) menepati perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

✨ Manfaat Membaca Doa doa setelah melakukan dosa besar

Doa ini merupakan bentuk istighfar tertinggi (Sayyidul Istighfar) yang sangat dianjurkan dibaca setelah merasa melakukan kesalahan serius. Manfaat utama membacanya adalah mendapatkan ampunan dari Allah SWT, asalkan diucapkan dengan ketulusan yang mendalam (Taubat Nasuha). Doa ini mencakup pengakuan terhadap keesaan Allah, pengakuan atas janji kita sebagai hamba, penyesalan, dan permohonan perlindungan, menjadikannya pembersih spiritual yang sangat kuat.

👪 Tips Mengamalkan Doa doa setelah melakukan dosa besar

  • Ajarkan anak konsep Taubat Nasuha: Menyesal mendalam atas kesalahan, Berhenti total dari dosa tersebut, dan Bertekad kuat tidak akan mengulangi lagi.
  • Gabungkan doa ini dengan menunaikan Shalat Taubat dua rakaat. Ini memberikan kerangka spiritual yang lebih kuat bagi proses pertobatan.
  • Amalkan doa Sayyidul Istighfar ini di pagi dan sore hari (setelah Shubuh dan Ashar) sebagai benteng harian dari kesalahan dan penguat iman.
  • Gunakan bahasa yang mudah dipahami anak: Katakan bahwa Allah itu seperti ‘dokter hati’ yang siap menyembuhkan luka-luka kesalahan kita.

🖼️ Gambar Doa doa setelah melakukan dosa besar

Doa Setelah Naik Kendaraan Memohon Keberkahan dan Keselamatan Perjalanan

Ilustrasi Bacaan Doa doa setelah melakukan dosa besar
Doa doa setelah melakukan dosa besar Arab dan Artinya

🧠 FAQ Seputar Doa doa setelah melakukan dosa besar

Q: Apakah dosa besar bisa diampuni?

A: Tentu saja! Allah SWT berfirman bahwa Dia mengampuni semua dosa, asalkan pelakunya bertaubat dengan tulus (Taubat Nasuha), kecuali dosa syirik jika meninggal sebelum sempat bertaubat.

Q: Kapan waktu terbaik mengucapkan doa ini?

A: Kapan saja segera setelah Anda merasa menyesal telah melakukan kesalahan. Namun, sangat dianjurkan dibaca setelah menunaikan Shalat Taubat, atau rutin sebagai Sayyidul Istighfar di pagi dan petang hari.

Doa Niat Mandi Wajib Setelah Selesai Nifas 40 Hari

📝 Kesimpulan

Ingatlah, pintu taubat Allah selalu terbuka lebar, bahkan bagi kesalahan terbesar sekalipun. Jangan pernah putus asa dari rahmat-Nya. Jadikan Sayyidul Istighfar ini sebagai rutinitas harian, bukan hanya saat terjebak dalam dosa besar. Dengan konsistensi dan keikhlasan, hati kita akan selalu bersih dan terikat erat pada janji-janji Allah. Mari kita terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *