Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Qunut untuk Imam: Arab, Latin, Arti & Tata Caranya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Qunut untuk Imam: Arab, Latin, Arti & Tata Caranya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Allaahummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhait, astaghfiruka wa atuubu ilaik, wa shallallahu ‘alaa sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa sahbihi wa sallam.
Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara. Berilah berkah bagiku pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan peliharalah aku dari keburukan apa yang telah Engkau putuskan. Karena sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan (hukum) bagi-Hamba. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau beri kekuasaan, dan tidak akan mulia orang yang telah Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi. Bagi-Mu segala puji atas apa yang telah Engkau putuskan. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, nabi yang ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Abu Dawud no. 1425, At-Tirmidzi no. 464, dan An-Nasai no. 1745 dari sahabat Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma.
Penjelasan & Makna Doa
Doa qunut adalah salah satu sunnah yang dianjurkan dalam mazhab Syafi’i untuk dibaca pada rakaat terakhir sholat Subuh dan pada separuh akhir bulan Ramadan dalam sholat Witir. Ketika seseorang bertindak sebagai imam, terdapat adab khusus yang harus diperhatikan, yaitu mengubah lafaz doa dari bentuk tunggal (mufrad) menjadi bentuk jamak (jama’). Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah SAW agar imam mendoakan para makmum di belakangnya, bukan hanya mendoakan dirinya sendiri. Imam membaca doa qunut dengan suara yang cukup didengar oleh para makmum (jahr), dan para makmum disunnahkan untuk mendengarkan serta mengamini doa tersebut dengan mengucapkan ‘Aamin’ pada setiap kalimat permohonan yang disampaikan.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Memohon petunjuk hidayah yang istiqamah langsung dari Allah SWT.
- Meminta perlindungan dari segala bentuk keburukan, musibah, dan takdir yang buruk.
- Menjalin kekompakan dan kebersamaan antara imam dan makmum dalam memohon kebaikan kepada Allah SWT.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar