Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Tata Cara dan Bacaan Doa Fidyah untuk Orang Meninggal: Niat, Ukuran, dan Ketentuannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Tata Cara dan Bacaan Doa Fidyah untuk Orang Meninggal: Niat, Ukuran, dan Ketentuannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
رَبِّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاجْعَلْ فِدْيَتَهُ كَفَّارَةً لِذُنُوبِهِ
Latin: Robbighfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu, wa akrim nuzulahu wa wassi’ mudkhalahu, waj’al fidyatahu kaffarotan li dzunubihi.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, dan jadikanlah fidyahnya sebagai penebus bagi dosa-dosanya.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim (terkait doa untuk jenazah) dan ijtihad para ulama mazhab Syafi’i mengenai fidyah tanggungan mayit
Penjelasan & Makna Doa
Fidyah secara bahasa artinya tebusan. Dalam ilmu fikih Islam, fidyah bagi orang yang meninggal adalah kewajiban maliyah (harta) yang harus ditunaikan oleh ahli waris untuk membayar tanggungan ibadah fardhu—seperti puasa Ramadhan yang ditinggalkan karena uzur syar’i (sakit menahun atau pikun) dan tidak sempat diqadha hingga ajal menjemput. Menurut mazhab Syafi’i, fidyah dikeluarkan sebesar satu mud (sekitar 0,6 kg atau setara 3/4 liter beras) per hari puasa yang ditinggalkan, yang diberikan kepada fakir miskin. Ketika menyerahkan fidyah tersebut, pihak keluarga atau wali dianjurkan untuk membacakan doa kebaikan dan permohonan ampun bagi almarhum/almarhumah agar tebusan harta tersebut benar-benar diterima oleh Allah SWT sebagai pembersih dosa dan pengangkat derajatnya di alam kubur. Adab dalam menunaikan fidyah meliputi keikhlasan niat, ketepatan takaran makanan pokok, dan menyalurkannya kepada yang benar-benar berhak (mustahik zakat).
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Menunaikan kewajiban atau tanggungan almarhum agar terbebas dari beban hisab di akhirat.
- Menjadi bentuk bakti (birrul walidain) atau kasih sayang keluarga yang masih hidup kepada orang tua atau kerabat yang telah tiada.
- Mendapatkan pahala sedekah yang pahalanya akan mengalir dan sampai kepada mayit atas izin Allah SWT.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar