Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَرَحْمَكَ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
Latin: Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ mudkalahu, waghsilhu bil-ma’i wats-thalji wal-baradi, wa naqqihi minal-khataaya kama naqqaitas-tsauqal-abyada minad-danasi, wa abdilhu daran khairan min darihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, wa adkhilhul-jannata, wa a’idhuhu min ‘adzabil-qabri wa min ‘adzabin-nar.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosanya, berilah rahmat-Mu kepadanya, selamatkanlah ia dan maafkanlah ia. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, mandikanlah ia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran. Gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada rumahnya semula, keluarga yang lebih baik daripada keluarganya yang dulu, dan pasangan yang lebih baik daripada pasangan semula. Masukkanlah ia ke dalam surga, dan lindungilah ia dari siksa kubur serta siksa neraka.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim no. 963 dari sahabat Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu
Penjelasan & Makna Doa
Kehilangan seorang suami adalah ujian terberat bagi seorang istri. Dalam pandangan Islam, hubungan pernikahan tidak terputus begitu saja dengan kematian; kasih sayang dan bakti seorang istri tetap dapat disalurkan melalui doa-doa tulus yang dipanjatkan untuk almarhum suaminya. Doa di atas merupakan salah satu doa utama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika menyolatkan atau mendoakan seorang mayit. Dengan membaca doa ini, istri memohon kepada Allah SWT agar segala dosa suami diampuni, kuburnya diluaskan dan diterangi, serta ditempatkan di surga-surga-Nya yang penuh nikmat. Doa ini sebaiknya dibaca selepas sholat fardhu, saat ziarah kubur, maupun dalam sepertiga malam terakhir.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Menjadi bentuk bakti dan wujud cinta sejati seorang istri kepada suami meskipun telah berpulang.
- Membantu meringankan siksa kubur serta melapangkan alam kubur almarhum suami.
- Menjadi salah satu amal yang pahalanya terus mengalir kepada almarhum di akhirat.
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar