Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Beranda / Doa Sholat / Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.

Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya

Gambar Infografis Bacaan Bacaan Doa Setelah Dhuha: Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya – BlogDoa.com

Bacaan Teks Doa

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ، آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Bacaan Doa Setelah Rukuk (I’tidal): Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Latin: Allaahumma innadh-duha’a duha’uka, wal-baha’a baha’uka, wal-jamala jamaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka, wal-‘ismata ‘ismatuka. Allaahumma in kana rizqi fis-sama’i fa anzilhu, wa in kana fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’siran fa yassirhu, wa in kana haraman fa thahhirhu, wa in kana ba’idan fa qarribhu, bi haqqi duha’ika wa baha’ika wa jamalika wa quwwatika wa qudratika, atini ma ata-ta ‘ibadakas-shalihin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, turunkanlah; jika di bumi, keluarkanlah; jika sukar, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; jika jauh, dekatkanlah. Berkat ke waktu dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepadaku apa yang Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Sumber & Dalil Doa

Meskipun doa ini sangat populer di masyarakat dan sering diamalkan dalam kitab-kitab fisyikal (seperti Kifayatul Akhyar), para ulama ahli hadits menyatakan bahwa riwayat spesifik dengan lafaz panjang ini dinilai dhaif (lemah) atau tidak memiliki sanad yang shahih dari Nabi Muhammad SAW. Namun, makna dan kandungannya tidak bertentangan dengan syariat, sehingga boleh dibaca sebagai doa kebaikan secara mutlak.

Penjelasan & Makna Doa

Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah muakkadah yang memiliki keutamaan luar biasa, terutama dalam hal melapangkan rezeki dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setelah menyelesaikan sholat Dhuha, disunnahkan untuk berdzikir dan berdoa memohon kebaikan dunia dan akhirat. Doa setelah Dhuha yang populer di tengah masyarakat ini memuat pengagungan yang luar biasa kepada Allah SWT, mengakui bahwa segala sifat keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan mutlak milik-Nya. Bagian kedua dari doa ini adalah bentuk permohonan yang spesifik namun komprehensif terkait rezeki—agar dipermudah jalannya, dibersihkan dari yang haram, dan didekatkan asalnya. Mengamalkan doa ini dengan penuh penghayatan dapat memperkuat tauhid, menumbuhkan tawakal yang tinggi kepada Sang Pencipta, serta menjadi sarana penenang jiwa bahwa urusan rezeki berada di tangan Zat Yang Maha Kuasa.

Bacaan Doa Setelah Wirid Sholat Fardhu: Arab, Latin, Arti & Keutamaannya

Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini

  • Meneguhkan keyakinan tauhid bahwa segala bentuk keagungan, kekuatan, dan rezeki hanya berasal dari Allah SWT.
  • Menjadi ikhtiar batin yang kuat untuk memohon kelapangan rezeki yang halal, berkah, dan mudah dijangkau.
  • Membersihkan hati dan jiwa dari ketergantungan kepada makhluk, serta melatih diri untuk selalu bersandar kepada Allah SWT.

Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *