Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Doa Sebelum Ceramah Agama dan Mukaddimah Singkat: Arab, Latin, & Artinya lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Doa Sebelum Ceramah Agama dan Mukaddimah Singkat: Arab, Latin, & Artinya – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. أَمَّا بَعْدُ
Latin: Innal hamdalillahi nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruhu, wa na’udzubillahi min syururi anfusina wa min sayyi’ati a’malina. Man yahdillahu fala mudillalah, wa man yudlil fala hadiyalah. Wa asyhadu an la ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh. Amma ba’du.
Artinya: “Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada yang dapat menyesatkannya; dan barangsiapa yang disesatkan-nya, maka tiada pula yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Muslim no. 867, Abu Dawud no. 2118, dan Tirmidzi no. 1105 (dikenal sebagai Khutbatul Hajah)
Penjelasan & Makna Doa
Doa sebelum ceramah atau yang lazim disebut sebagai mukaddimah dengan menggunakan Khutbatul Hajah adalah sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap da’i, penceramah, khatib, atau siapa saja yang hendak menyampaikan kebaikan di depan khalayak umum. Membuka majelis ilmu dengan pujian kepada Allah, syahadat, serta shalawat menunjukkan bahwa seorang pembicara senantiasa menyandarkan segala urusannya kepada Allah SWT dan mengharapkan keberkahan serta bimbingan-Nya. Adab seorang penceramah sebelum memulai materinya adalah berniat ikhlas karena Allah, menenangkan jamaah, dan memohon kelancaran lisan agar pesan dakwah dapat tersampaikan dengan hikmah, mudah dipahami, serta membekas di hati para pendengar.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang senantiasa membuka khutbah atau ceramah dengan Khutbatul Hajah
- Mendatangkan keberkahan, kemudahan, dan ketenangan jiwa bagi penceramah maupun jamaah yang mendengarkan
- Membuka majelis dengan pujian kepada Allah dan pengakuan atas kelemahan diri serta kebutuhan mutlak kepada petunjuk-Nya
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar