Setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. Berikut adalah lafadz bacaan Tata Cara dan Niat Mandi Wajib Serta Doa Setelah Haid Sesuai Sunnah lengkap dengan tulisan Arab, Latin, arti terjemahan, serta sumber dalilnya.
Gambar Infografis Bacaan Tata Cara dan Niat Mandi Wajib Serta Doa Setelah Haid Sesuai Sunnah – BlogDoa.com
Bacaan Teks Doa
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil haidhi lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk mengangkat hadas haid karena Allah Ta’ala.”
Sumber & Dalil Doa
HR. Bukhari dan Muslim tentang tata cara mandi wajib dari haid yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Asma’ binti Yazid.
Penjelasan & Makna Doa
Setelah darah haid berhenti, seorang wanita Muslimah diwajibkan untuk bersuci dengan cara mandi wajib (ghusl). Meskipun tidak ada doa khusus yang diriwayatkan dengan lafaz tertentu setelah selesai haid selain bersuci dan berwudhu, disunnahkan untuk membaca syahadat dan doa setelah wudhu setelah selesai mandi. Prosesi ini sangat penting karena bersuci adalah syarat sah untuk melaksanakan ibadah seperti shalat dan membaca Al-Quran. Disunnahkan pula menggunakan kapas atau kain yang diberi wewangian (minyak kasturi) untuk diusapkan ke bekas keluarnya darah guna menghilangkan bau tidak sedap.
Keutamaan & Manfaat Mengamalkan Doa Ini
- Mengembalikan kesucian fisik dan spiritual wanita Muslimah agar dapat kembali beribadah
- Menjalankan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya terkait thaharah (kebersihan)
- Menjaga kesehatan organ reproduksi wanita dengan menjaga kebersihan pasca haid
- Menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil melalui kesempurnaan wudhu dan mandi wajib
Semoga bacaan doa ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Komentar